Breaking News

Aksi Aliansi Mahasiswa Tasikmalaya (AMT) Pada Hari Buruh di Kota Tasikmalaya

Tasik Kota - Qjabar.com

Seruan aksi aliansi mahasiswa Kota Tasikmalaya (AMT) pada pukul 08.00 (Rabu,1/5/2019) pagi hari, berkumpul di depan Kampus Universitas Negeri Siliwangi untuk menyuarakan tuntutannya serta memperingati Hari buruh Internasional (May Day), dilanjutkan dengan konvoi bersama seluruh Aliansi Mahasiswa Tasikmalaya (AMT) untuk menuju kantor Pemerintah kota tasikmalaya menyalurkan aspirasi hak hak buruh di kota tasikmalaya serta menuntut pemerintah kota tasikmalaya. Tuntutan dari aliansi mahasiswa tasikmalaya (AMT) yakni :

1. Menuntut pemerintah Kota Tasikmalaya untuk menjelaskan tindak lajut dari tuntutan tahun lalu yang disampaikan oleh aliansi BEM Setasikmalaya.

2. Menuntut pemerintah Kota Tasikmalaya mengoptimalkan Balai Latihan Kerja (BLK).

3. Menuntut pemerintah kota Tasikmalaya mengusut sexisme di beberapa tempat yang ada di kota Tasikmalaya.

4. Menuntut pemerintah kota Tasikmalaya untuk membuat Perwalkot tentang UMK Guru Honorer.

5. Menuntut pemerintah kota Tasikmalaya untuk menghapuskan sistem kerja outsourcing dan cabut Peraturan Pemerintah nomor 78 tahun 2015.

6. Menuntut pemenuhan akomodasi tenaga kerja dan jaminan kesehatan bagi para pekerja khususnya yang belum dimasukkan kedalam jaminan kesehatan (BPJS).

7. Menuntut pemerintah kota Tasikmalaya untuk menyelesaikan masalah perusahaan yang tidak memberikan hak cuti kepada karyawannya.

8. Menuntut pemerinah kota Tasikmalaya melakukan controlling secara rutin pada setiap perusahaan, dan memberikan sanksi tegas pada perusahaan yang masih membayar buruh di bawah UMK.

9. Menuntut pemerintah kota Tasikmalaya untuk memberikan sanksi tegas pada perusahaan yang melanggar UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan khususnya peralatan keamanan kerja dan keselamatan kerja.

Aksi tersebut dilaksanakan dengan damai tanpa ada kericuhan serta anarkis dari para mahasiswa, karena mahasiswa merupakan orang orang terpelajar yang menyuarakan dengan tertib sesuai undang undang nomor 9 tahun 1998 tentang kemerdekaan menyampaikan pendapat di muka umum .

Tidak hanya menuntut serta menyampaikan aspirasi hak hak buruh, tapi dalam aksi ini terdapat dialog langsung antar Sekda atau yang mewakili pemerintah kota tasikmalaya dengan aliansi mahasiswa tasikmalaya mengenai progres yang akan dilaksanakan dan penandatanganan oleh sekda pemerintah kota tasikmalaya berupa tuntutan dari aliansi mahasiswa kota tasikmalaya untuk segera melaksanakan tuntutan tersebut.

Adapun tanggapan dari salah satu mahasiswa universitas negeri siliwangi Mohammad Aryadila mengenai harapan untuk selanjutnya "harapan saya sebagai mahasiswa, berharap pemerintah dapat melakasanakan peraturan serta memberikan perhatian lebih kepada buruh demi kesejahteran para buruh. Bukan hanya sampai saat ini tetapi kami akan terus melanjutkan apa bila pemerintah masih mengabai tuntutan kami selaku mahasiswa dan para buruh, kami memberikan waktu kepada pemerintah 5 hari dari setalah aksi ini untuk memulai progres yang kami tuntut" ucapnya

Aliansi Mahasiswa Tasikmalaya (AMT) bubar dengan dengan tertib serta melakukan konvoi kembali mengelilingi Kota Tasikmalaya dan berkahir di Kampus Universitas Negeri Siliwangi.

Jurnalis.(M Edwin)

Tidak ada komentar