Breaking News

TNI & Polri Gelar Pasukan Oprasi Mantap Brata Dalam Rangka Pengamanan Pemilu 2019

Tasik Kota - Qjabar.com

Dalam menghadapi Pilpres 2019 TNI & Polri bersama jajarannya untuk mewujudkan kondusifitas dengan tema, “Mari Kita Tingkatkan Sinergi TNI-POLRI dan Instansi Terkait Dalam Rangka Mewujudkan Kamdagri Yang Kondusif” bertempat di Lapangan Dadaha diadakan Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata 2018 Dalam Rangka Pengamanan Tahap Kampanye Pemilu 2019. Jum,at 22 Maret 2019

Dalam kegiatan selaku pemimpin apel pada kegiatan ini yakni Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Febry Kurniawan Ma’ruf SIK, SH yang didampingi oleh Dandim 0612/Tasikmalaya Letkol Inf Nur Ahmad SE, begitu juga turut hadir Wali Kota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman, beserta Wawali Drs HM Yusuf, juga Wakil Ketua DPRD H Muslim, Ketua KPU Kota Tasikmalaya Dr Ade Zaenul Muttaqin, Ketua Bawaslu Kota Tasikmalaya Ijang Jamaludin serta tamu undangan lainnya.

Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Febry Kurniawan Ma’ruf SIK, SH dalam arahannya mengatakan, "Apel Pasukan dalam rangka pengamanan Kampanye Rapat Umum digelar secara serentak di seluruh Indonesia. Dalam tugas pengamanan Pemilu bukan hanya tugas TNI -POLRI saja tapi ini merupakan tugas semua pihak yang bekerjasama dalam mensukseskan Pemilu Serentak 2019.
” Mengingat tugas pengamanan Kampanye ini akan dimulai, untuk itu kami meminta kepada personil TNI – POLRI agar dapat menyiapkan fisik dan mental juga kesehatan. Sebagai salah satu wujud kesiapan kami melakukan kegiatan ini dengan mengecek baik dari segi Personil maupun sarana prasarana yang ada dalam menghadapi pengamanan tahapan kampanye rapat umum terbuka yang akan dimulai dari tanggal 24 Maret sampai dengan tanggal 13 April 2019. Untuk itu kami tak lupa menghimbau kepada masyarakat maupun para kontestan pemilu agar dapat mengikuti segala peraturan yang telah ditentukan,” ucapnya.

Di tempat yang sama Dandim 0612/Tasikmalaya Letkol Inf Nur Ahmad SE menambahkan, "untuk pengamanan kampanye Rapat Umum ini pihak di libatkan kami telah menyiapkan 600 personil.

“Untuk Pengamanan yang kami lakukan yakni pengamanan sebelum, saat pelaksanaan pencoblosan dan sesudah pelaksanaan pencoblosan. Mari kita jaga persatuan dan kesatuan bangsa, jangan hanya karena berbeda pilihan kita sampai terpecah belah, "Pungkasnya.

Jurnalis (EK)

Tidak ada komentar