Breaking News

Sandiaga Uno, Jumpai Santri Di Ponpes Sulalatul Huda Tasikmalaya

Tasik Kota - Qjabar.com

Sandiaga Uno Calon Wakil Presiden nomor urut 02 bersilaturahmi ke pesantren besar Sulalatul Huda Paseh Saat diberi kesempatan berbicara, Sandiaga mengingatkan peluang Indonesia menjadi pusat industri halal dunia kepada para santri.

"Negeri ini punya potensi untuk menjadi pusat Industri halal dunia, dan itu bisa dimulai salah satunya dari pesantren- pesantren," kata Sandiaga di Pondok Pesantren Sulalatul Huda  Kecamatan Cihideung Kota Tasikmalaya, Jumat malam (08/3/2019).

Sandiaga mengatakan, jika ekonomi syariah maju, ia memperkirakan dapat meningkatkan sekitar 4-5 juta lapangan pekerjaan.
"Saya prediksi 4-5juta (lapangan pekerjaan) dari ekonomi syariah sendiri karena banyak berbasis kuliner dan jasa," tuturnya.

Menurut dia, santri harus mendapatkan lebihbanyak beasiswa,untuk para lulusannya melanjutkan pendidikannya,"santri harus lebih sukses dan lulusannya haris lebih banyak mendapatkan beasiswa seta nantinya harus melanjutkan pendidikannya ke yang lebih tinggi,baik di timur tengah maulun di tempat -tempat yang sesuai dengan kompetensinya."ujar sandi
Santri harus  membuka diri untuk bisa bersaing secara global. Dia mengatakan banyak potensi yang bisa digali dari santri untuk memajukan industri halal Indonesia.

"Jadi di sini kita bicara soal ekonomi syariah Para santri juga harus mulai melek usaha untuk mendukung Indonesia sebagai pusat industri halal dunia. Kini negeri jiran menduduki posisi nomor satu. Ini bisa kita kejar, jumlah penduduk dan sumber daya kita lebih besar," paparnya.

Menurut sandiaga,kunjungan ke pondok pesantren Sulalatul Huda itu bukan dalam rangka kampanye, melainkan untuk bersilaturahmi dengan para santri dan kiyai untuk berdialog dengan para ulama di Tasikmalaya.

Sandiaga menerangkan kedepan para santri dapat meningkatkan dan membangun ahlaqulkarimah dan budi pekerti sehingga berbasis karakter yang berkualitas.

Ia menerangkan  perekonomian syariah dan industri halal secara umum memiliki potensi 3.300 triliun lebih mulai sari pariwisatanya, sampai ke ekonomi kreatif dan kuliner,"untuk memiliki potensi yang baik kita jaga mulai dari halal foodnya,halal fashionnya,yang bisa dikembangkan oleh para santri nantinya".jelas Sandiaga.

Saat ini posisi Indonesia masih tertinggal dari negara lain terkait industri halal. Dia mendorong semua pihak untul termotivasi dalam berkompetisi terkait industri halal di Indonesia.

"Berdasarkan Global Islamic Economic Indicator Indonesia masih berada di posisi nomor 10 terkait industri halal. Peringkat ini harus kita perbaiki," sebut Sandiaga.

Jurnalis (dan)

Tidak ada komentar