Breaking News

Program BPNT Di Kecamatan Sukarame Diduga Tidak Sesuai Aturan

Kab Tasikmalaya - Qjabar.com

Sebagaimana yang sudah dikutip Drs. Iwan Saputra selaku kepala inspektorat kabupaten Tasikmalaya dalam berita QJabar sebelumnya bahwasanya Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) itu harus berjalan sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan.

Sementara lain halnya di wilayah kecamatan sukarame kabupaten Tasikmalaya yang mana program BPNT tersebut diduga ada intervensi atau penggiringan oleh pihak tertentu demi meraup keuntungan. Selasa(05/03/2019).

Dugaan tersebut terbukti dengan adanya pengalihan suplayer yang awalnya dipasok oleh PT. Yumna syifa rezeki akan tetapi sekarang sudah beralih atau di pasok Cv siluman dengan cara mengirim beras langsung tanpa ada konfirmasi serta mOu dengan pihak agen atau E warung.

Saat dikonfirmasi via telepon seluler H.Ruslan Abdul Gani selaku pemilik PT YUMNA SYIFA REZEKI menjelaskan Bahwasanya dirinya merasa terdzolimi oleh unsur muspika di wilayah kecamatan Sukarame yang tidak bertindak tegas.

"para kepala desa, camat dan unsur muspika kan sudah tau kalau para agen atau E warung yang ada di wilayah kecamatan sukarame notabene sudah MOU dengan pihak kami ( PT YUMNA SYIFA REZEKI) dan tidak mau ganti suplayer tapi kenapa sekarang pihak agen atau E warung jadi setuju untuk ganti suplayer, ada apa dan siapa dibalik semua ini??" ungkap H. Ruslan.

Saat dimintai keterangan via telepon seluler Tatang selaku TKSK menjelaskan bahwasanya dirinya merasa bingung dan tidak tau harus berbuat apa.

" saya bingung jadi saya setuju saja sama hasil dari kesepakatan para kepala desa dan camat" ungkap tatang.

Jurnalis.(Win/Mar)

Tidak ada komentar