Breaking News

Ketum DPP MOI Rudi Sembiring, Lantik DPW MOI Jabar

Bandung - Qjabar.com

Dewan Pimpinan Wilayah Media Online Indonesia (DPW MOI) Provinsi Jawa Barat, resmi  sudah di lantik, oleh ketua umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) MOI, Rudi Sembiring Meiliala. Rabu 06 Maret 2019.

Ketua DPW MOI Jawa Barat Ikin Rokiin usai dilantik ketua umum DPP MOI Rudi Sembiring langsung melantik pengurus DPC MOI Bekasi saat itu juga.

Acara pelantikan juga dihadiri Humas Pemprov Jawa Barat, Humas Pemko Bandung, Kasi Penum Kejati, Humas Polda Jabar, ketua umum Watch Rellation Corruption (WRC), ketua Himpunan Anak Bangsa (HABI) Indonesia - Jawa Barat, ketua Aspedin, tokoh agama, masyarakat, kepemudaan, dan beberapa undangan terkait lainnya.
Pelantikan DPW MOI Jabar berjalan dengan sukses dan lancar dipandu MC Prima Ramadhan. MC kocak ini termasuk salah satu pengisi acara Cangehgar di Anteve dan host pada grup band West Java Syndicate yang tampil menghibur acara pelantikan DPW MOI Jabar.

Usai melantik DPW MOI Provinsi Jawa Barat,
Ketua umum DPP MOI Rudi Sembiring mengatakan bahwa saat ini keberadaan media online jumlahnya cukup menjamur.

"Siapapun bisa membuat media online dengan mudah dan murah, sehingga keberadaannya lebih diminati insan pers bila dibandingkan mendirikan media cetak," ucapnya.

Meski begitu, media online (situs-web-blog) yang berbadan hukum (PT atau CV) akan lebih dipercaya oleh pembacanya dan diterima keberadaannya dalam kerjasama terhadap pemerintah atau mitra periklanan manapun, karena berada  dalam status hukum yang jelas.

Dalam kaitan itu, DPP Media Online Indonesia menargetkan 1000 pendirian badan hukum perusahaan pers sampai ke akhir tahun 2019.

Target ini ditempuh dengan melakukan beberapa terobosan yaitu mempermudah proses pendirian setiap perusahaan Pers dan meringankan biayanya.

"Sehingga tidak ada lagi alasan untuk media online di Indonesia tidak berbadan hukum perusahaan pers. Bahkan jika ada pengusaha media online yang tidak mampu membiayai pembuatan perusahaan persnya, kami di DPP MOI akan memberikan pinjaman atas sebahagian dari biaya itu demi berkembang dan semakin majunya media online di Indonesia," ungkap dia.

(Red)

Tidak ada komentar