Breaking News

Ada Apa Dengan Kadisdik, Terkait Pembiayaan Komputer Di SMPN 2 Kota Tasikmalaya

Tasik Kota - Qjabar.com

Menyikapi pemberitaan yang di terbitkan media  Qjabar.com pada hari rabu kemarin pada tanggal 27 maret 2019, terkait pembiayaan komputer oleh pihak sekolah menengah pertama SMP Negeri 2 Kota Tasikmalaya, yang mana telah membebankan kepada orang tua siswa, melalui berita dikutip dari media cetak KMJ, Kamis 28 Maret 2019.

Kabid SMP Dinas pendidikan Kota Tasikmalaya Dr H Dadang Yudhistira SH Mpd, menjelaskan, "bahwa apa yang di lakukan oleh pihak sekolah SMP 2 Kota Tasikmalaya, memang benar , namun hal itu, perlu kita kaji dulu, kami memang pihak dinas sebelum melakukan hal itu, sudah komunikasi dulu dengan pihak kejaksaan, supaya pihak kami tidak sampai menyalahi aturan, terutama jangan sampai terjerat oleh pihak saber pungli, "ucap Dia.

Selain itu, "UMBK memang harus di laksanakan baik yang punya atau tidak punya, karna UMBK itu harus terlaksana, tetapi kami juga kewalahan terkait anggarannya, bahkan kita sudah meminta kepada pihak kejaksaan legal opinion dari pihak kejaksaan dan kepolisian, "katanya.

Sebetulnya kita sudah pegang legal opinion, untuk menghindari hal seperti itu menjaga kondusipitas, kita juga tau tentang keputuasan Gubernur No. 700 tanggal 17 Oktober 2016 tentang Satgas Saber Pungli Provinsi Jawa Barat, apalagi mengacu ke aturan "Perpres Nomor 87 Tahun 2016 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar" maka pihak kami meminta legal opinion, "ungkap H Dadang.
"Ia pun mengarahkan untuk nemui Kasi Sapras Dinas Pendidikan H Nanang untuk kejelasan yang lebih lanjut , "tutur Dr H, Dadang Yudihistira SH Mpd, saat di temui di ruang kerjanya.

Saat di kompirmasi Kasi Sapras Dinas Pendidikan H Nanang mengatakan, "kami memang sempat kebingungan terkait pembiayaan komputer yang ada di SMP N 2 Kota Tasikmalaya, namun kami juga akan mengklaripikasi hal itu, tetapi kalau bisa coba temui dulu MKKS nya , siapa tau bisa menjelaskannya, "kata H Nanang .

Pihak Qjabar.com sempat kompirmasi ketua MKKS SMP Kota Tasikmalaya Drs H Jaenal Mutaqin di ruang kerjanya yang berada di SMP N 18 Kota Tasikmalaya , saat itu beliau enggan berikan komentar dikarnakan tidak tau asal usulnya, apalagi terkait adanya pungutan untuk pembiayaan komputer, "singkat nya.

Begitu juga kepala sekolah SMP N 2 Kota Tasikmalaya Dra Dadah Mpd saat di kompirmasi via Hand pone ke no pribadinya, "kalau terkait berita yang telah di tayangkan kemarin itu sama beritanya dengan media yang lain, "ya udah besok aja ketemu langsung dengan pihak Pak Kadis beserta Kasi , biar ada penjelasan , "kata Dadah saat di kompirmasi terkait pemberitannya.

Menyikapi jawaban dari Kasek SMP N 2 Kota Tasikmalaya , yang mana telah melibatkan Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya, perlu di pertanyakan, ada apa dengan Kadisdik Kota Tasik..? terkait pungutan pembiayaan untuk komputer terhadap orang tua siswa. "Pungkasnya.

Jurnalis.(EK)

Tidak ada komentar