Breaking News

Gerakan Santri Peduli Untuk Tidak Merayakan Valentin Day

Kab Tasikmalaya - Qjabar.com

Sejumlah santri yang tergabung baik dari Brigade Ababil beserta Santri Pondik Pesantren Abudzar dan Pemuda saung Balananjer , XTC tufun kejalan menyampaikan pesan moral kepada masyarakat untuk tidak merayakan valentin day mengadakan aksi penolakan perayaan hari valentine day, Minggu 10 Februari 2019.

Seperti hal tersebut bukan bagian dari ajaran islam. "Makanya para santri lakukan secara moral kepada masyarakat agar tidak merayakan valentin day , "kata Koordinator aksi Wildan M Fauzi Permana.

Sementara Ust Hilal Fawadz Ramadhan selaku pimpinan Ponpes Abudzar menyampaikan, "kegiatan aksi ini, untuk menyampaikan bahwa menurut ajaran islam hari valentin day , tidak ada, yang aneh nya kenapa banyak umat islam banyak yang merayakan, "katanya.

"Makanya kami perjelaskan hari valentin day, tidak boleh, dalam aksi ini kami juga akan terus lakukan supaya masyarakat bisa paham terutama bagi generasi muda jangan sampai terjerumus adanya valentin day, "jelas Ust Hilal Fawadz Ramadhan.

Jurnalis.(EK)

1 komentar:

  1. Penganut paham valentine Day nabinya adalah Valentino,pria hidung belang jaman kerajaan romawi dan kekuasaan vatikan.Pecinta wanita wanita pada masanya

    BalasHapus