Breaking News

"Meriahnya" Ikuti Lomba Masak Liwet Ala Warga Saguling Panjang

Tasik Kota - Qjabar.com

Dalam rangak memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-73, warga Saguling panjang,kelurahan Cilamajang Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya mengelar lomba memasak nasi liwet. Sabtu(18/8/2018) malam, kegiatan  tersbut dilaksanakan dilapangan bola Voli Saguling panjang.

Lomba bikin nasi Liwet berlangsung meriah dengan diiringi live music Karouke, berlangsung di pinggir jalan dengan menggunakan tungku dan kayu sebagai bahan bakar.

Menurut ketua Panitia Adma mengatakan perlombaan dilaksanakan guna  untuk mengisi kememeriahkan HUT RI ke-73 ".
,Terlihat berbeda dari biasanya.Puluhan para ibu-ibu mendadak jadi  tukang masak yang bahasa kerennya mungkin semacam chef atau koki.

Tanah kosong di samping gedung sekolah MI Sindang wargi tersebut mendadak jadi dapur raksasa dengan deretan puluhan tungku dadakan yang terbuat dari susunan batu bata. Asap mengepul ke udara, membawa aroma yang menggugah selera. Ada aroma tempe dan tahu goreng, ikan bakar, sambal. Dan tentunya aroma uap nasi liwet yang merebak dari katel dan kastrol yang menggugah selera.


Sementara ruang luas di halaman  tersebut disulap jadi resto raksasa dengan 9 stand hidangan dengan beragam penampilan serta aksesori, sedang mengikuti lomba memasak nasi liwet (ngaliwet) dan menghidangkannya. Mereka dibagi atas 9 kelompok, berdasarkan yang sudah ditentukan oleh panitia.Para ibu-ibu tersebut dengan ceria mengikuti lomba tahunan ala warga saguling  ini.

Mereka mulai dari belanja bahan-bahan untuk memasak nasi liwet, seperti membeli beras, bumbu-bumbu (bawang, cabai, garam), minyak goreng, ikan asin, tempe, tahu, dan sebagainya di warung atau langsung ke pasar. Mencari kayu bakar, daun pisang dan keperluan lainnya. Kemudian membersihkan dan menanaknya di deretan tungku dengan api yang menyala.

Mereka punya waktu hanya dua jam untuk proses memasak nasi liwet tersebut. Hasil masakan para ibu-ibu tersebut kemudian dihidangkan di stand-stand lomba. Tata cara menghidangkan pun macam-macam. Ada yang mirip di resto modern tapi ada pula yang sederhana, original ala kampung. Hiasan meja panjang didepan panggung gembira dan latar belakangnya merah putih dengan keanekaragaman khas dan kreasi kelompok lainnya.

Menurut ketua panitia  Adma lomba liwet ini merupakan tradisi tahunan di saguling panjang yang digelar setiap memasuki bulan agustus." Lomba bikin nasi liwet ini diselenggarakan setiap taunnya guna untuk memeriahkan kemerdeka republik indonesia ke-73".Jelasnya

Ditempat yang sama Adma juga mengatakan ada tiga katagori penilaian yaitu: Kerapiham hidangan, rasa seta  kerapihan dan kekompakan antar kelompok. Adapun hadiah  hiburan yang akan diberikan kepada 3 juara yang terpilih diantaranya Juara I =500.000,Juara ll= 400.00 dan Juara lll =300.000.

Jurnalis.(dan)

1 komentar: