Breaking News

Penyuluhan UMKM Terhadap Pengusaha Roti

Kab Ciamis - Qjabar.com

Kondisi Perekonomian yang lemah sampai saat ini masih merupakan kendala utama yang dihadapi oleh tiap daerah. Sering kali masalah ekonomi ini mengakibatkan munculnya masalah- masalah sosial lainnya. Sabtu 21/07/2018.

Saat ditemui Ketua Kelompok Penyuluhan UMKM Kota Tasikmalaya Arip mengatakan "dalam rangka Program magang penyuluhan UMKM W.U.B angkatan 3 merupaya untuk meningkatkan kondisi perekonomian  masyarakat, peserta UMKM Kota Tasikmalaya
Menyelenggarakan sebuah program terkait memberikan penyuluhan terhadap UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah).

Dari beberapa UMKM yang ada, kami memilih UMKM yang potensial untuk dilakukan penyuluhan dan kemitraan yang bertempat di Dusun Nagrog Desa Sukasenang Kec Sindangkasih Kab Ciamis dipabrik Roti Agesta, karena Ciamis sebagai sentral produksi makanan Sejawa Barat berkemitraan lintas daerah, "ujar Arip.

Lanjut Arip. "Setelah melakukan survey, di dusun Nagrog kami memilih untuk melakukan penyuluhan kepada UMKM W.U.B angkatan 3 dan pengusaha roti, dengan alasan mereka berpeluang besar untuk terus berkembang dan dilihat dari segi pangsa pasar, pengusaha roti sangat mendominasi pasar di daerah Kota Tasikmalaya dan sekitarnya.


"Karena hanya dilirik produsen roti. Bentuk dari kegaiatn ini yaitu kami melakukan kunjungan ke pabrik setempat pengolahan roti tersebut dan melakukan diskusi dengan pemilik Roti( Uki)beserta pekerjanya. "Katanya.

Dalam diskusi tersebut kami bahas terkait hal- hal yang berhubungan dengan bisnis roti dan upaya- upaya yang dapat dilakukan untuk memajukan bisnis tersebut. Seperti halnya terkait pemasarannya, pembukuan keuangan, pemakaian sumber daya, cara bersaing dengan kompetitor, dan lain sebagainya, "kata Arip.

Harapan kedepannya, "dari 26 peserta supaya menjadi pengusaha pengusaha yang  tangguh yang ada di Kota Tasikmalaya ini bisa lebih besar dan dapat membuka lapangan pekerjaan sehingga dapat mengurangi tingkat pengangguran yang ada di Kota Tasikmalaya.

Selain memberikan masukan-masukan tersebut, secara tidak langsung kami juga belajar dari masyarakat akan nilai-nilai yang ada dalam masyarakat. "harap Dia.

Dari penyuluhan ini, dapat kami simpulkan bahwa kendala utama dalam usaha masyarakat tersebut adalah kurangnya sumber daya modal. Kami berharap, dengan diadakannya penyuluhan ini para penggiat UMKM dapat mengembangkan usahanya dan dapat bersaing dengan para pengusaha dari luar  Kota Tasikmalaya. "Ujarnya.

Jurnalis. (Heri Heryanto)

Tidak ada komentar