Breaking News

SPS Insan Kamil At Taqwa Kunjungi Saung Hidroponik

Kab. Bandung Barat -  Q'Jabar.com

Belajar Asyik menarik di Saung Hidroponik, sejumlah anak anak PAUD Insan Kamil At Taqwa, terlihat bersemangat dan penuh keceriaan mengikuti program wisata edukasi yang di inisiasi oleh komunitas pejuang peradaban, Sabtu 20 Januari 2018.

Anak-anak di ajari sejak dini dan diperkenalkan bagaimana cara menanam sayuran mulai dari menyemai, memilih bibit yang baik, menyirami hingga  menanam, seperti yg di jelaskan oleh Bang Mustaqim sebagai pengelola Saung Hidroponik.

"Selain dibimbing bagaimana cara menaman sayuran hidroponik, Anak-anak juga di ajari  gurunya untuk mengetahui jenis jenis sayuran. Serta di ceritakan kandungan gizi yang ada di sayuran tersebut, sebagai nutrisi yang menambah energi, kekuatan, kecerdasan dan kesehatan yang di perlukan tubuh manusia," katanya.

"Dengan tujuan anak anak supaya mengerti, fahan dan dapat termotivasi untuk senang mengkonsumsi sayuran sehat. Kegiatan ini menjadi penting dilakukan mengingat untuk menanamkan ilmu pengetahuan dan paradigma hidup sehat tidak hanya di ruang kelas, namun perlu praktek dan langsung belajar di alam terbuka. 

Sebagai mana yang di sampaikan oleh Bunda PAUD Desa Cimanggu yg hadir dalam memberi motivasi ke pada anak anak insan kamil, kegiatan seperti ini bisa menjadi inspirasi dan motivasi buat para pengelola PAUD untuk terus meningkatkan kreativitas dan inovasi dalam menghantarkan masa depan anak bangsa yang lebih baik.

"Sinergi dalam bentuk kegiatan terutama jalinan komunikasi peran guru, orang tua, para praktisi pendidikan dan pemerintah setempat menjadi kunci keberhasilan pengelolaan PAUD. Oleh karena itu tanggung jawab mengelola pendidikan tidak hanya di bebankan kepihak sekolah saja namun harus ada kerjasama dengan semua pihak, sehingga upaya pemerintah dalam  membentuk mental, intelektual, emosional dan spiritual disertai karakter tangguh, jujur, bertanggung jawab dan disiplin bisa dilakukan sejak Dini, melalui pola pola edukasi, keteladanan dan pengenalan ketauhidan," pungkasnya

Tidak ada komentar